
PEMBINA : ANGGA SOFYANA WIDYATAMA, S.Pd.
TEMA : JIWA NASIONALIS
TANGGAL : 03 AGUSTUS 2026
Assalamualaikum wr. wb.
Yang terhormat Bapak Kepala SMPN 1 Kedungtuban
Yang saya hormati Bapak Ibu Guru dan Staf TU SMPN 1 Kedungtuban
Yang saya banggakan siswa kelas 9, 8, dan 7
Puji syukur kita aturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena apa? Karena sampai hari ini, sampai detik ini kita masih diberikan kesehatan sehingga bisa melaksanakan upacara rutin setiap hari senin dalam keadaan sehat wal afiat tanpa kekurangan suatu apapun.
Sholawat serta salam saya aturkan kepada junjungan Nabi Besar “Muhammad SAW” semoga kita menjadi umatnya yang mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti aamiin….
Anakku sebelum saya memberikan amanat izinkan saya mengevaluasi jalannya upacara bendera pada hari ini. Petugas kelas 9C sudah bertugas sangat bagus dan bisa ditingkatkan lagi kedepannya dan ini menjadi motivasi untuk petugas selanjutnya kelas 9D untuk bisa lebih baik lagi. Peserta upacara juga sangat tertib harap dipertahankan karena upacara bisa berjalan dengan khitmat apabila ada kerjasama antara petugas upacara dengan peserta upacara.
Tema pembinaan kali adalah visi sekolah kita yang ke 3 yaitu huruf N dari kata “MANDIRI” yaitu Nasionalis. Hal ini sangat kebetulan karena saat ini berada pada bulan Agustus, nanti ada bulan September dan November terdapat hari penting tentang peristiwa kepahlawanan dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Nasionalis tidak hanya kita mengikuti upacara bendera, hormat bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya. Nasionalis memiliki arti lebih dalam yaitu rasa cinta kita terhadap tanah air Indonesia mewujudkannya dengan sikap dan aksi nyata di kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam kesehariannya.
Sikap sebagai seorang pelajar yang bisa dilakukan dalam mencerminkan jiwa nasionalis diantaranya:
Kita memiliki semboyan yang sangat kental yaitu Bhineka Tunggal Ika dengan arti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Kita selayaknya alat musik yang memiliki bentuk, nada, dan cara bermain yang berbeda tetapi jika kita dipadukan dalam satu frekuensi yang sama akan membentuk lagu yang indah itulah Indonesia. Hal ini mengingatkan kita kepada Sila ke-3 “Persatuan Indonesia” 2 kata dengan makna yang dalam yang berlambang pohon beringin. Pohon yang memiliki batang yang menjulan tinggi, besar, dan teduh seperti itulah gambaran fisik Indonesia. Namun, ada esensi yang lebih dalam yaitu akar dari pohon beringin yang sangat panjang dan bercabang-cabang. Kitalah cabang itu bermacam-macam suku dan ras bahkan agama tetapi kita tetap menginduk pada satu pohon yaitu Indonesia.
Tantangan yang menguji kita adalah perubahan era digitalisasi yang terkenal mudah, cepat, terpercaya, dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Perubahan ini berevolusi menjadi kecerdasan AI yang membuat kita mudah untuk memalsukan video dan foto sehingga kita akan sulit membedakan informasi yang fakta dan hoax. Ini membuat kita akan teradu domba dengan paham paham yang tidak jelas dan berakibat perpecahan bangsa akibat keraguan terhadap pemerintahan dan publik. Perlunya sikap yang bijak dalam menyikapi sesuatu dan mengecek dahulu kebenaran data sebelum di sebarluaskan. Upaya pemerintah pada HAN (Hari Anak Nasional) dan agenda 17 Agustus memerintahkan menggunakan permainan tradisional Indonesia adalah selain mempererat persaudaraaan dan kebersamaan itu juga bertujuan supaya kita tidak lupa dengan identitas asli kita bangsa Indonesia. Kita wajib bersyukur kita terlahir sebagai penikmat hasil kemerdekaan Indonesia dan tidak perlu angkat senjata berkorban nyawa, darah, dan tenaga untuk merdeka. Sebagai generasi penerus kita hanya dapat meneruskan semangat juang pahlawan dengan merawat hasil yang mereka perjuangkan serta mengasah kompetensi kita sebagai pelajar untuk menjadi pemimpin yang cerdas sehingga tidak akan dibodohi oleh bangsa asing atau terjajah oleh perekonomian.
Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, ingat bahwa bangsa yang baik adalah bangsa yang mampu merawat warisan nenek moyang bukan malah menjual bahkan merusaknya. Sekian terima kasih (Senin, 3 Agustus 2026
Wassalamualaikum wr. wb.




Beri Komentar