Karya: Gutamining Saida


Pada tanggal 17 September 2024, siang hari pukul 13.30 hingga 15.30, SMPN 1 Kedungtuban akan mengadakan kegiatan kombel (komunitas belajar) yang penting dan bermanfaat. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melalui penyusunan rencana aksi nyata yang efektif dengan memanfaatkan platform PMM (Program Merdeka Mengajar). Kegiatan ini sudah masuk bulan ke empat. Dimulai di bulan Juni yang lalu. Dalam setiap bulan ada dua tema, saat berbagi praktik.
Acara ini akan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Sekolah yaitu bapak Prasetyo Cahyo Nughroho. Harapan bapak Kepala Sekolah, bila sudah terbiasa dengan kegiatan kombel akan merasakan ada sesuatu yang kurang. Sehingga harus tetap semangat dalam segala kegiatan. Satu bulan, dua bulan akan merasa biasa, bila tidak ada pasti akan merasakan ada yang hilang.
Narasumber sebelum masuk ke materi ini, beliau mengajak semua peserta untuk relaksasi. Relaksasi adalah merupakan proses untuk merilekskan otot-otot yang mengalami ketegangan, sehingga tubuh dan pikiran dapat mencapai kondisi yang nyaman. Relaksasi yang diperkenalkan kepada peserta adalah Mindfulness dengan Tehnik STOP (Stop, Take a Breath, Observe, Procced ). Berhenti sejenak, atur nafas, mengamati sensasi tubuh, perasaan dan pikiran, selesai, lanjutkan aktivitas ).
Sebuah tehnik yang digunakan untuk mengembalikan fokus pada diri sendiri di sela-sela padatnya kegiatan, perasaan lelah, perasaan sedih maupun perasaan kecewa, sehingga tubuh dan fikiran kembali fresh dan positif. Ketika tubuh dan fikiran sudah kembali fresh makan kita bisa memberikan respon terhadap sekeliling kita dengan respon yang positif dan lebih baik. Adapun Langkah-langkahnya sebagai berikut. Semua peserta, tangan diminta ditaruh diatas paha, kemudian menirukan instruksi dari narasumber. Setelah melakukan relaksasi banyak hal yang dirasakan.
Beberapa hal, efek dari relaksasi, di antaranya adalah:
Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh narasumber utama, Sri Mulyani S. Pdi. Beliau merupakan seorang yang berpengalaman dalam Pendidikan dan strategi pembelajaran berbasis PMM. Disamping itu beliau Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 11. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada para guru dalam menyusun rencana aksi nyata yang dapat diterapkan di kelas, di PMM, sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah.
Ibu Sri Mulyani, S. Pdi akan memaparkan langkah-langkah praktis dalam merancang dan melaksanakan aksi nyata, serta bagaimana cara memanfaatkan fitur-fitur PMM untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Salah satu poin penting yang akan dibahas adalah bagaimana guru dapat mengukur dampak dari aksi nyata yang dilakukan sehingga hasilnya benar-benar signifikan bagi perkembangan siswa.
Selain itu, pada kesempatan siang ini Ibu Aisyah Kresnaningtyas, S. Pd,. M.Pd yang bertindak sebagai moderator, akan membantu menjaga alur diskusi tetap fokus dan dinamis. Ibu Aisyah Kresnaningtyas, S. Pd,. M.Pd akan memandu sesi tanya jawab, di mana para guru bisa berdiskusi langsung dengan narasumber terkait tantangan dan peluang dalam menerapkan rencana aksi nyata di sekolah mereka.
Kegiatan kombel ini diharapkan akan menjadi kesempatan berharga bagi para guru di SMPN 1 Kedungtuban khususnya. Pada umumnya bagi peserta dari sekolah lain di lingkungan Kedungtuban untuk berbagi ide, memperdalam pengetahuan, dan merumuskan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Salam literasi. Semoga bermanfaat.

Beri Komentar